Program D3

PROGRAM DIPLOMA III

AGRIBISNIS PETERNAKAN KONSENTRASI KESEHATAN HEWAN

A.    SEJARAH SINGKAT

Fakultas Peternakan Universitas Mataram disamping menyelenggarakan pendidikan jenjang S1 dan S2, juga melaksanakan pendidikan profesional yang dimulai tahun 1997 dalam program Diploma II (D-II), dengan 3 (tiga) bidang studi yaitu : Ternak Unggas, Ternak Pedaging dan Ternak Perah. Namun sejalan dengan perkembangannya kemudian ditingkatkan menjadi program Diploma III (D-III) dengan SK Dirjen DIkti, Depdikbud. No: 367/Dikti/Kep./1999, dengan hanya 2 bidang studi yaitu Program Studi Agribisnis Peternakan dan Program Studi Teknologi Hasil Peternakan (TPHP). Sejak tahun akademik 2006/2007 telah dibuka Program Agribisnis Peternakan Konsentrasi Kesehatan Hewan

 

B.     VISI DAN MISI

Visi Pendidikan Diploma III adalah :

  1. Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memilki kemampuan profesional pada bidang ilmu pengetahuan, tehnologi dan /atau seni;
  2. Mengembangkan dan meyebarluaskan berbagai ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat serta memperkaya kebudayaan Nasional.

Untuk mencapai visi tersebut di atas, Diploma III telah merumuskan beberapa misi strategis yang didasarkan pada pertumbuhan, pemerataan dan stabilitas. Misi tersebut antara lain sebagai berikut :

1.      Diploma III unggul dalam Proses pembentukan Manusia/Alumni Produktif.

Sasaran pendidikan Diploma III harus menciptakan lulusan yang menguasai keterampilan, mental produktif dan sadar lingkungan, yang berguna dalam menghadapi perubahan di kemudian hari. Alumni harus bisa lentur (flexible) sehingga dapat berkembang dengan perubahan IPTEK serta produktif dalam segala sesuatu yang dihasilkan memberi nilai tambah dalam karya-karyanya baik individu maupun masyarakatnya, terutama di Industri. Perlu pula alumni dibekali dengan kemampuan wirausaha dan daya inovasi, sehingga memperkuat sektor ekonomi, misalnya dengan kegiatan Program Inkubator Bisnis dan Teknologi (PIBT).

 

2.      Pemberdayaan Program Kemitraaan

Diploma III mengemban misi untuk menjalin program kemitraan baik dengan pendidikan sejenis maupun dengan universitas terutama pembentukan aliansi-aliansi strategis. Hal ini harus didukung oleh Pihak Pemerintah c.q. Kemendikbud bersama-sama dengan pihak profesional, antara lain : industri, konsorsium-konsorsium (tehnologi, Ekonomi, Matematika & MIPA, Pertanian), KADIN dan sektor-sektor ikatan/himpunan profesional, universitas/institut serta P5D.

 

  1. 3.      Pusat Informasi dan Diseminasi IPTEK

Sebagai pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi, Diploma III harus mampu juga memberdayakan masyarakat terutama dibidang IPTEK. Diploma III harus menjadi Pusat persemaian informasi keilmuan terapan yang secara kontinyu dapat diperkaya oleh para dosen, alumni, mahasiswa, assosiasi, profesi dan industri. Sebagai Pusat diseminasi IPTEK, Diploma III harus lebih aktif membantu masyarakat sehingga IPTEK lebih menjadi aksesabel dengan menggunakan kemudahan teknologi informasi dan internet.

 

 

C.     TUJUAN PENDIDIKAN

Program Pendidikan Diploma III (DIII) Agribisnis Peternakan Konsentrasi Kesehatan Hewan bertujuan untuk menghasilkan tenaga-tenaga yang terampil dan professional, dapat diandalkan dalam mengelola usaha peternakan baik di perusahaan-perusahaan maupun usaha milik sendiri. Selain itu dapat menyebarluaskan pengetahuan/keterampilan kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

  1. D.    PELAKSANAAN PENDIDIKAN

Program pendidikan dilaksanakan dengan Sistem Kredit Paket. Pada sistem ini penyusunan mata ajaran dalam satu semester tertentu didasarkan kepada runutan ilmiah dari mata-mata ajaran dalam kurikulum yang bersangkutan.

 

1.      Tata Tertib Pendidikan

1.1.   Pengertian Umum

  1. Pendidikan dalam pedoman ini adalah semua hal dalam proses belajar-mengajar sejak pertama terdaftar sebagai mahasiwa sampai dengan menyelesaikan program pendidikan;
  2. Mahasiswa dalam pedoman ini adalah mahasiswa program D-III Fakultas Peternakan Universitas Mataram;
  3. Universitas dalam pedoman ini adalah Universitas Mataram;
  4. Fakultas dalam pedoman ini adalah fakultas Peternakan.

 

1.2.   Metode Pendidikan

  1. Metode pendidikan mencerminkan proses belajar dari masalah-masalah yang sederhana kearah masalah yang kompleks;
  2. Metode pendidikan mengembangkan pola berfikir secara analitis, bebas, terbuka dan bertanggungjawab;
  3. Metode pendidikan bersifat operasional sehingga mahasiswa mampu menerapkan ilmu dalam menetapkan pemecahan masalah secara kongkrit;
  4. Metode pendidikan dilaksanakan melalui studi aktif yang meliputi kuliah, praktikum, diskusi, seminar, kuliah kerja dan sebagainya.

 

2.      Pendaftaran Mahasiswa

2.1.   Syarat-syarat pendaftaran mahasiswa baru :

  1. Lulus seleksi yang ditentukan oleh Universitas;
  2. Telah membayar SPP sesuai ketentuan yang berlaku;
  3. Menyerahkan pasfoto (3×4 cm) sebanyak enam lembar;
  4. Berbadan sehat (tidak cacat mental dan atau fisik) yang dinyatakan dengan Surat Keterangan Dokter;
  5. Menyatakan secara tertulis kesanggupan mengundurkan diri (dikeluarkan) apabila pada evaluasi keberhasilan studi tidak memenuhi syarat ditentukan.

 

2.2.   Syarat-syarat pendaftaran mahasiswa lama :

  1. Bukan mahasiswa drop out atau diberhentikan secara tidak hormat atau yang sudah berakhir masa studi maksimalnya;
  2. Bagi mahasiswa yang cuti akademik pada semester sebelumnya harus mengajukan surat surat permohonan menjadi mahasiswa kepada Rektor dengan mengisi formulir yang telah disediakan;
  3. Terdaftar sebagai mahasiswa Program D-III Fakultas Peternakan pada semester sebelumnya;
  4. Membayar SPP sesuai ketentuan yang berlaku;
  5. Meyerahkan pasfoto sesuai ketentuan yang berlaku;
  6. Menyerahkan pasfoto terbaru ukuran 3×4 cm sebanyak dua lembar.

 

2.3.   Syarat-syarat mahasiswa pindahan :

  1. Mahasiwa dari Fakultas Peternakan atau yang sejenisnya dari Universitas Negeri atau Swasta yang statusnya dipersamakan dan telah terdaftar minimal dua semester pada Universitas yang bersangkutan;
  2. Pendaftaran dilakukan pada awal tahun akademik;
  3. Terdaftar pada Fakultas asal dalam tahun akademik sebelumnya yang dibuktikan dengan transkrip nilai resmi dengan IP minimal dua setiap semesternya.
  4. Buka mahasiswa drop out, yang dinyatakan dengan surat keterangan dari Dekan Fakultas/Rektor Universitas asal;
  5. Bukan mahasiswa yang diberhentikan dengan tidak hormat, yang dinyatakan dengan surat keterangan dari Dekan Fakultas/Rektor Universitas asal;
  6. Mengajukan surat permohonan menjadi mahasiswa kepada Rektor Universitas Mataram dengan mengisi formulir yang telah disediakan;
  7. Menyerahkan surat rekomendasi dari Rektor Universitas Mataram yang disertai dengan salinan surat rekomendasi atau surat pindah dari Rektor Universitas asal;
  8. Membayar SPP sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  9. Menyerahkan pasfoto terbaru ukuran 3 x 4 cm sebanyak enam lembar;
  10. Mentaati semua aturan/ketentuan yang berlaku di Fakultas Peternakan Unram.

 

3.      Perkuliahan, Praktikum, PKL

3.1.   Perkuliahan

a.      Pengertian

Perkuliahan adalah suatu proses pengalihan materi ajaran dari dosen ke mahasiswa dalam bentuk tatap muka (ceramah, diskusi) sebagai salah satu manifestasi dari proses belajar-mengajar di Fakultas Peternakan Unram.

 

b.     Syarat-syarat

Mahasiswa dibenarkan mengikuti kuliah apabila telah memenuhi persyaratan administrasi dan akademik fakultas :

(i).          Telah membayar SPP pada semester tahun akademik yang sedang berlangsung;

(ii).        Memprogramkan matakuliah yang bersangkutan dalam KRS pada semester yang sedang berlangsung.

 

c.      Persiapan Kuliah

(i).          Petugas ruang kuliah bertanggungjawab terhadap kebersihan dan kerapian ruang kuliah;

(ii).        Petugas perlengkapan (operator) mempersiapkan bahan (alat tulis, penghapus, papan tulis, OHP, pengeras suara, dll);

(iii).       Petugas daftar hadir harus mempersiapkan daftar hadir mahasiswa dan dosen pada setiap awal semester;

(iv).      Dosen harus mengabsen mahasiswa pada saat kuliah berlangsung dan diwajibkan mengisi daftar kehadirannya serta materi ajaran, cara pengajaran dan alat yang digunakan selama kuliah;

(v).        Mahasiswa harus selalu mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan kuliah yang bersangkutan;

(vi).      Mahasisawa harus sudah siap di ruang kuliah sebelum kuliah dimulai.

 

d.     Pelaksanaan Kuliah

(i).         Mahasiswa

  • Mahasiswa berhak mengikuti kuliah yang diprogramkan dalam KRS, dan wajib mengikuti kuliah tersebut secara teratur dan tertib;
  • Mahasiswa wajib menanda-tangani daftar hadir;
  • Mahasiswa wajib berpakaian sopan, rapi, tidak memakai sandal dan baju kaos oblong;

 

(ii).       Dosen

  • Dosen wajib memberi kuliah pada waktu yang dijadwalkan;
  • Apabila dosen berhalangan, sebelumnya wajib memberitahukan kepada Pembina mata kuliah/Koordinator Program dan menggantikan waktu kuliah tersebut;
  • Dosen berhak menegur dan atau mengeluarkan mahasiswa yang mengganggu kelancaran kuliah dari ruang kuliah setelah member peringatan terlebih dahulu.

 

3.2.   Praktikum

  1. a.      Pengertian Praktikum

Praktikum adalah suatu bentuk pengajaran yang efektif untuk mencapai keterampilan kognitif yang tinggi, keterampilan afektif dan keteramapilan psikomotorik secara bersamaan. Praktikum dapat dilaksanakan dalam dua bentuk:

  • Praktikum Laboratorium
  • Kerja Lapangan

 

b.     Pengertian Laboratorium

Laboratorium adalah sarana penunjang jurusan dalam satu atau bagian cabang ilmu dan tehnologi sesuai keperluan bidang yang bersangkutan dan unit sumber daya dasar untuk pengembangan ilmu dan teknologi.

 

c.      Tugas dan Fungsi Laboratorium

Laboratorium sebagai sarana kegiatan dalam cabang ilmu dan tehnologi tertentu sebagai penunjang pelaksanaan tugas pokok jurusan sesuai dengan ketentuan bidang yang bersangkutan. Fungsi Laboratorium yang ada sesuai dengan jurusannya antara lain :

  • Mempersiapkan sarana penunjang untuk melaksanakan pendidikan dan pengajaran dalam satu atau sebagian cabang ilmu dan tehnologi tertentu sesuai dengan bidang studi yang bersangkutan;
  • Mempersiapkan sarana untuk pelaksanaan penelitian dan pengembangan dalam satu atau sebagian ilmu dan tehnologi tertentu sesuai dengan bidang studi.

 

d.     Penanggung Jawab Laboratorium

Laboratorium dipimpin oleh seorang ketua laboratorium/seorang tenaga pengajar yang keahliannya sesuai dengan bidang ilmu dan tehnologi tertentu serta jabatan akademisnya memenuhi syarat dan tanggung jawab langsung kepada ketua jurusan. Ketua Laboratorium dibantu oleh beberapa karyawan yang bertugas dalam administrasi dan pengawasan terhadap penggunaan bahan dan alat laboratorium.

 

e.      Penggunaan Laboratorium

Penggunaan laboratorium untuk praktikum, dibawah bimbingan dosen yang bersangkutan dan dibantu oleh beberapa asisten.

 

f.       Persiapan Penggunaan Laboratorium

(i).         Praktikan

  • Praktikan telah mempersiapkan diri dan telah dinyatakan lulus dalam testing pendahuluan. Bila tidak lulus, dapat diberi kesempatan mengikuti tes sekali lagi;
  • Praktikan yang berlangsung menempuh testing praktikan harus memberikan keterangan tertulis atau surat keterangan lainnya yang syah kepada dosen/asisten paling lambat 3 (tiga) hari setelah testing dilaksanakan.

 

(ii).       Petugas Laboratorium

Petugas laboratorium bertanggung jawab terhadap :

  • Kebersihan ruang praktikum sebelum dan sesudah praktikum
  • Kesiapan alat-alat dan bahan yang akan digunakan dalam praktikum.

 

(iii).     Pelaksanaan Penggunaan Laboratorium

Pelaksanaan penggunaan laboratorium akan diatur secara terjadwal :

  • Para praktikan harus sudah berada di ruangan praktikum paling lambat 5 menit sebelum waktu yang telah ditetapkan;
  • Sebelum praktikum dimulai, praktikan harus mengecek lebih dahulu apakah alat-alat yang disediakan telah sesuai dengan jumlah yang dipinjam;
  • Praktikan harus memakai pakaian praktikum;
  • Sesudah selesai praktikum, praktikan harus menyerahkan alat-alat kepada petugas laboratorium dalam keadaan baik, bersih atau utuh seperti semula;
  • Praktikan bertanggung jawab atas alat-alat yang rusak atau hilang;
  • Praktikan yang berhalangan praktikum harus menyerahkan surat keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan paling lambat 3 (tiga) hari setelah waktu praktikum;
  • Mahasiswa yang dimaksud pada butir 6 di atas, dapat diberi kesempatan untuk praktikum selama bahan praktikum masih tersedia atau apabila mahasiswa menyediakannya;
  • Praktikan wajib membuat laporan dengan sistematika, isi dan pembahasan yang penyerahannya diatur oleh dosen/asisten yang bersangkutan;
  • Responsi dilaksanakan selambat-lambatnya 2 (dua) minggu sesudah praktikum selesai seluruhnya dari satu Matakuliah dilaksanakan.

(iv).     Syarat-syarat Mahasiswa yang akan Mengikuti Praktikum :

  • Mempunyai kartu mahasiswa untuk semester tahun ajaran yang bersangkutan;
  • Matakuliah kuliah tersebut tercantum dalam KRS yang sedang berlangsung;
  • Telah mengikuti kuliah-kuliah pendahuluan /materi kuliah yang diberikan oleh dosen atau asisten;
  • Mematuhi aturan lain yang ditetapkan kemudian.

 

(v).       Ketentuan-ketentuan lain.

  • Penggunaan Laboratorium terapan (Teaching Farm) Lingsar diatur tersendiri;
  • Praktikum/Kerja Lapangan diatur tersendiri;
  • Mahasiswa yang tidak ikut praktikum, tidak diperkenankan mengikuti ujian semester, untuk Matakuliah yang bersangkutan;
  • Hal-hal yang belum diatur dalam peraturan ini, akan diatur oleh ketua Laboratorium/Jurusan.

 

 3.3.  Praktik Kerja Lapang (PKL)

Setiap mahasiswa program D-III Peternakan diwajibkan melaksanakan PKL di akhir program studinya. Pelaksanaan Praktik Kerja Lapang diatur dalam Pedoman tersendiri.

 

 

3.4.   Lulusan

Lulusan program studi Agribisnis Peternakan Konsentrasi Kesehatan Hewan adalah Ahli Madya Peternakan (A. Md) dengan keahlian utama Manajemen bisnis usaha peternakan dan memiliki ketrampilan dalam hal berkaitan dengan masalah kesehatan hewan. Karena program DIII adalah merupakan tempat untuk berlatih profesi atau untuk menyediakan tenaga instruktur maka dengan selesainya mengikuti pendidikan di Program D-III diharapkan profesionalismenya di bidang agribisnis peternakan dan kesehatan hewan sudah dapat diandalkan untuk memasuki dunia kerja atau menciptakan usaha sendiri, seperti : 1).  Mampu mengelola usaha di bidang peternakan dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pendidikan, sehingga dapat meningkatkan keuntungan; 2). Mempunyai jiwa kewirausahaan.

 

E.     KURIKULUM

Kualitas lulusan merupakan salah satu indikator strategis dari keberhasilan pelaksanaan suatu system kurikulum pada khususnya dan system pendidikan pada umumnya. Untuk menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi dipersyaratkan adanya kurikulum yang bermutu dan relevan. Untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut, kurikulum disusun sedemikian rupa agar sesuai dengan cirri keahlian utama bidang studi yang bersangkutan.

Perangkat mata ajaran dalam kurikulum tersebut, berdasarkan kedalaman ilmunya, dikelompokan ke dalam 6 kelompok, yaitu : Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK), Matakuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK), Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB), Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB), Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB), Matakuliah Ciri Khas Program Studi (MCP), dan Matakuliah Tugas Akhir (MTA). Matakuliah tugas akhir berupa Praktik Kerja Lapangan ke perusahaan peternakan, Dinas Peternakan, Koperasi, Industri Makanan Ternak, Industri Pengolahan Hasil Ternak, Rumah Potong Hewan dan Kegiatan Mandiri. Sedangkan Matakuliah Ciri Khas Program Studi ditentukan atas dasar potensi daerah dan disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja.

Total beban studi Program Diploma III (DIII) Peternakan adalah 110 SKS (40% kuliah dan 60% praktik). Namun dalam menghadapi era globalisasi, keahlian tersebut tidaklah cukup untuk dapat bersaing dengan lulusan lain pada pasar bebas. Untuk itu, perlu diberikan tambahan pengetahuan khusus dalam bidang kompetensidaya saing. Pengetahuan tersebut diantaranya adalah Bahasa Inggris dan Komputer. Untuk mencapai tujuan ini maka mahasiswa diharapkan untuk berbicara di kampus dengan menggunakan Bahasa Inggris, dan membuat laporan praktikum atau karya tulis harus menggunakan komputer.

Kurikulum dalam bentuk rincian Matakuliah dan beban SKSnya berdasarkan kedalam ilmunya serta alokasi Matakuliah dalam tiap semester sebagaimana disajikan dalam sub bagian berikut.

F.      PENGELOMPOKAN, TATA LETAK DAN SILABUS MATA KULIAH

1.      Pengelompokan dan Tata Letak Mata Kuliah

SEMESTER

NAMA MATA KULIAH

KLP MATA KULIAH

SKS

KETERANGAN

I.

Pendidikan Agama

MKU-11

2 (2.0)

Pendidikan Pancasila

MKU- 12

2 (2.0)

Biologi

MKDK- 13

3 (3.1)

Kimia

MKDK- 14

2 (1.1)

Zooteknik

MKDK- 15

3 (1.2)

Bahasa Inggris

MKDK- 16

2 (2.0)

Anatomi dan Histologi  I

MKDK- 17

3 (1.2)

Jumlah

17 (10.7)

II.

Kewiraan

MKU- 21

2 (2.0)

Fisika

MKDK-22

2 (1.1)

Biokimia

MKDK-23

3 (1.2)

Statistik dan Aplikasi komputer

MKDK-24

2 (1.1)

Ilmu Tilik Hewan

MKK-25

2 (1.1)

Managemen Agribisnis Peternakan

MKK- 26

3 (1.2)

Anatomi dan Histologi II

MKK- 27

3 (1.2)

Pengelolaan laboratorium

MKK- 27

2 (1.1)

Jumlah

19 (9.10)

III

Ilmu Perundang-undangan

MKDK-31

2 (2.0)

Fisiologi umum

MKDK-32

3 (1.2)

Mikrobiologi

MKK- 33

3 (1.2)

Patologi

MKK- 34

3 (1.2)

Parasitologi

MKK- 35

3 (1.2)

Manajemen Pengolahan Pakan

MKDK- 36

2 (1.1)

Kesmavet dan Ekonomi Veteriner

MKK- 37

3 (1.2)

Kewirausahaan

MKK- 38

3 (1.2)

Jumlah

22 (9.13)

IV

Farmakologi

MKK- 41

2 (1.1)

IB dan Teknik Reproduksi

MKK- 42

3 (1.2)

Kelembagaan Bisnis

MKL- 43

3 (1.2)

Teknologi Pengolahan Limbah

NKK- 44

2 (1.1)

Anastesi dan Bedah

MKK- 45

3 (1.2)

Penyuluhan dan Komunikasi

MKK- 46

3 (1.2)

Patologi Klinik

MKK- 47

3 (1.2)

Pengembangan Usaha Peternakan

MKK- 48

2 (1.1)

Jumlah

21 (8.13)

V

Ginekologi dan Obstetric Dasar

MKK-51

3 (1.2)

Analisis Ekonomi Bisnis

MKK- 52

3 (1.2)

Manajemen Kesehatan Ruminansia

MKK- 53

3 (1.2)

Manajemen Kesehatan Non Ruminansia

MKK- 54

3 (1.2)

Manajemen Kesehatan Unggas

MKK- 55

3 (1.2)

Manajemen Hewan Kesayangan

MKK- 56

3 (1.2)

Pemasaran

MKK- 57

3 (1.2)

Jumlah

21 (7.14)

VI

PKL/Tugas Akhir

PK-61/TA-62

10

 

Total SKS

110

 

2.      Sinopsis (Silabus) Mata Kuliah

 

MKU. 11. Pendidikan Agama Kristen Protestan 2 (2.0)

Pemahaman dan penghayatan keberadaan diri umat beriman, sebagai orang yang percaya kepada Allah. Mampu menyatakan iman dalam kehidupan sehari-hari, dalam hubungannya dengan Allah, sesame manusia, alam semesta dan bangsa Negara.

MKU. 11. Pendidikan Agama Islam 2 (2.0)

Pemahaman tentang Agama Islam dalam hubungannya dengan Ilmu Pengetahuan dan dengan aturan hidup manusia di dunia dalam rangka mencapai tujuan hidupnya di dunia dan akhirat. Dasar-dasar keyakinan akan aturan hidup ciptaan Allah (Aqidah Islamiyah) serta konsekuensinya dalam kehidupan dan aplikasi aturan tersebut dalam kehidupan sehari-hari baik dalam bentuk ubudiyyah maupun mu’amalah (Syari’ah Islamiyah). Pembahasan tentang perilaku yang telah terbina dengan dasar keyakinan Islam dan aturan hidup sebagai ciptaan Allah (Akhlak) yang diharapkan dapat mengantarkan mahasiswa menjadi Insan Akademis yang berbudi mulia, berkeyakinan tangguh dalam rangka melaksanakan hubungannya baik dengan Allah, dengan sesama maupun dengan alam lingkungannya.

 

MKU. 11. Pendidikan Agama Kristen Katholik 2 (2.0)

Pengetahuan tentang manusia yang beriman kepada Allah melalui kristus, di dalam gereja, hidup menggereja dan memasyarakat dalam rangka pengembangan sikap dan mentalitas hidup pribadi seseorang. Peningkatan pemahaman konsep beriman dalam gereja, hidup menggereja dan masyarakat dalam rangka pengembangan sikap-sikap dan mentalitas pribadi seseorang sarjana katholik yang dapat membaktikan dirinya bagi kepentingan masyarakat Indonesia sebagai ungkapan imannya.

 

MKU. 11. Pendidikan Agama Budha 2 (2.0)

Pengamalan dan penghayatan serta pengamalan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, Dharma dan Kebaktian untuk mempertebal iman (sadha) dalam rangka kelangsungan hidup, Agama Bangsa dan Negara yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

 

MKU. 11. Pendidikan Agama Hindu 2 (2.0)

Pemahaman dan penghayatan keagamaan yang mantap, mempertebal keyakinan, keimanan dan kebaktian seorang sarjana yang beragama Hindu kepada Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa, sehingga mampu mengendalikan diri dalam berfikir, berbicara, dan berbuat dalam pengabdiaannya terhadap Nusa, Bangsa dan Negara dalam rangka pelestarian dan pembudayaan Pancasila dan UUD 1945 guna menunjang pembangunan nasional dan tercapainya tujuan hidup manusia.

 

MKU. 12. Pendidikan Pancasila 2 (2.0)

Pemahaman nilai-nilai luhur, kristalisasi nilai budaya bangsa, dasar-dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, pemahaman arah perjuangan bangsa Indonesia yang relevan dan konsisten dengan kehidupan yang dicita-citakan, bersumber pada P-4, UUD 1945 dan Garis-garis Besar Haluan Negara.

 

MKDK. 13. Biologi 3 (1-2)

Keanekaragaman mahluk hidup, tata nama, struktur sel, fisiologi dan metabolism sel jaringan, reproduksi, ekologi, genetika dan heriditas serta evolusi mahluk hidup.

 

MKDK. 14. Kimia 2 (1-1)

Penjelasan mengenai bahan, senyawa, unsur-unsur dan cara pengukuran dengan menggunakan angka signifikan, menjelaskan senyawa-senyawa (bahan kimia) yang digunakan dalam proses pengawetan bahan pangan asal ternak, bahan kimia untuk analisa bahan pangan asal ternak dan proses penemuannya.

 

MKDK. 15. Zooteknik 3 (1.2)

Memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar tentang pengelolaan hewan piaraan dan lingkungannya.

 

MKDK. 16. Bahasa Inggris 2 (2.0)

Penguasaan Bahasa Inggris disesuaikan dengan taraf pre-intermediate untuk menguasai sebanyak kurang lebih 3.000 kata dengan penekanan pada : 1) Vocabulary building; 2) Tenses; 3) Sentence construction; 4) Reading kata/comprehension (pengertian dan penangkapan buku pelajaran/pegangan); 5) Translation; 6) Conversion drill; 7) Discussion.

 

MKDK. 17. Anatomi dan Histologi I. 3 (1.2)

Mempelajari dasar anatomi hewan, meliputi osteologi, Artrologi, Miologi, Splangnologi serta pemanfaatannya untuk kepentingan lapangan.

 

MKU. 21. Kewiraan 2 (2.0)

Pengertian tentang kewiraan, ketahanan nasional, wawasan nusantara, politik dan strategi pertahanan dan ketahanan, system pertahanan dan keamanan rakyat semesta.

 

MKDK. 22. Fisika 2 (1.1)

Satuan dasar dan aplikasinya dalam peternakan, vektor dan aplikasinya dalam peternakan, pengukuran dan sistem pengukuran, konsep dasar statistika, aplikasi pengukuran dalam peternakan.

 

MKDK. 23. Biokimia 3 (1.2)

Pengenalan dasar biokimia meliputi organisasi sel dan komponennya serta pengaturan elektrolit tubuh, struktur kimia karbohidrat, protein lipida, dan asam nukleat serta mekanisme biokimia dalam proses digersti dan absorsi. Konsep bioenergi dan enzyme dibicarakan dalam rangka pembahasan metabolism senyawa-senyawa kimiawi secara terpadu.

 

MKDK. 24. Statistik dan Aplikasi Komputer 2 (1-1)

Ruang lingkup dan kegunaan statistika. Penyederhanaan data, ukuran keragaman dan penyebaran data, persamaan garis dan penyajian tabel. Daftar frekuensi, histogram, diagram kotak, garis dan pencaran titik. Pemodelan keragaman melalui kaedah peluang dan fungsi sebarannya. Pembahasan mengenai populasi dan contoh. Analisis regresi dan korelasi sederhana. Mahasiswa dalam menggunakan computer sebagai alat bantu untuk melakukan penulisan, pembuatan tabel, grafik dan gambar, serta melakukan analisis data penelitian. Perangkat lunak computer yang akan dipelajari adalah Microsoft Office (Word, Power Point, Excel).

 

MKK. 25. Ilmu Tilik Hewan 2 (1.1)

Memperkenalkan bangsa-bangsa unggas, ruminansia, non ruminansia dan hewan kesayangan yang akan menjadi obyek bidang karya.

 

MKK. 26. Manajemen Agribisnis Peternakan 3 (1.2)

Manajemen pengadaan factor-faktor produksi, manajemen peningkatan produktivitas usaha (kuantitas & kualitas). Desersifikasi bentuk produk yang dipasarkan, strategi pengembangan pemasaran hasil, pemanfaatan hasil usaha dalam pengembangan usaha, evaluasi terhadap dinamika usaha.

 

MKK. 27. Anatomi dan Histologi II 3 (1.2)

Mempelajari baik secara anatomis maupun histologist dari struktur dan fungsi utama sel dan bagian-bagiannya, jaringan dasar, beberapa organ vital, serta mempelajari tahap perkembangan vivipar sebelum lahir serta ovivar sebelum menetas.

 

MKK. 27. Pengelolaan Laboratorium 2 (1.1)

Memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai manajemen pengelolaan suatu laboratorium dan berbagai peralatan laboratorium yang menunjang kegiatan praktikum secara umum.

 

MKDK. 3.1 Ilmu Perundang-undangan 2 (2.0)

Memberikan pengertian mengenai undang-undang yang berkaitan dengan ketentuan-ketentuan pokok tentang peternakan dan kesehatan hewan, beserta peraturan pelaksanaannya termasuk peraturan tentang obat hewan.

 

MKDK. 3.2 Fisiologi Umum 3 (1.2)

Mempelajari secara umum fungsi normal beberapa organ tubuh sebagai landasan untuk menentukan sehat tidaknya seekor hewan.

 

MKK. 33. Mikrobiologi 3 (1-2)

Membahas morfologi, berbagai macam mikroba yang bermanfaat dan perusak bahan hasil ternak, macam-macam media perbenihan, dan metode penghitungan total bakteri. Memberikan keterampilan tentang cara mencuci alat, strelisasi, pembuatan media bakteri dan biak sel, menanam bakteri dan identifikasi.

 

MKK. 34. Patologi 3 (1.2)

Memberikan dasar-dasar ilmu penyakit, cara seksi serta pengiriman bahan untuk pemeriksaan laboratorik.

 

MKK. 35. Parasitologi 3 (1.2)

Mempelajari klasifikasi, morfologi, siklus hidup protozoa, helmin dan artropoda serta pathogenesis, gejala klinis dan diagnosis laboratorik penyakit yang ditimbulkannya. Diajarkan pula teknik pengambilan dan pengawetan sampel, perawatan dan penggunaan alat laboratorium, pembuatan preparat, teknik pengecatan dan teknik isolasi stadium parasit yang ditemukan pada sampel pemeriksaan.

 

MKK. 36. Manajemen Pengolahan Pakan 2 (1.1)

Memberikan pengetahuan dan keterampilan berbagai macam bahan pakan dan sumber bahan pakan, cara pengelolaan pakan dan proses pengelolahan bahan pakan menjadi pakan jadi. Dibahas pula berbagai teknik pengawetan dan teknik penyimpanan pakan jadi dan teknik pemberian pakan sesuai dengan kebutuhan ternak.

 

MKK. 37. Ilmu Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Ekonomi Veteriner 3 (1.2)

Mempelajari aspek kesehatan masyarakat, terutama ditekankan pada pemeriksaan dan pengawasan ternak serta peralatan, pengelolaan, dan distribusi produk ternak. Disamping itu dipelajari pula dasar-dasar penyakit hewan yang dapat menular pada manusia (zoonosis) serta ekonomi penyakit.

 

MKK. 38. Kewirausahaan 3 (1.2)

Konsep dasar kewirausahaan, pentingnya wirausaha, penetapan motivasi usaha, dasar pemilihan jenis usaha, faktor SDM, potensi SDA, kondisi sosial ekonomi, potensi sarana dan prasarana, kelembagaan dan kemitraan.

 

MKK. 41. Farmakologi 2 (1.1)

Memperkenalkan secara singkat mekanisme kerja, interaksi dan nasib obat dalam tubuh serta penggunaannya secara klinis. Diberikan pula tentang bentuk dan sifat sediaan obat.

 

MKK. 42. Inseminasi Buatan dan Teknologi Reproduksi 3 (1.2)

Memberikan pengertian tentang sistem reproduksi hewan jantan dan betina, sinkronisasi alami dan estrus serta teknik inseminasi buatan.

MKK. 43. Kelembagaan Bisnis 3 (1.2)

Memberikan pengetahuan tentang konsep dasar kelembagaan bisnis, kegunaan dan tujuan kelembagaan bisnis, sarana peningkatan keterampilan skill, wadah pengadaan modal, sarana peningkatan posisi tawar (bargaining position), wadah peningkatan efisiensi, sarana kesinambungan pemasaran, fungsi dan pemeliharaan kelembagaan bisnis. Diajarkan pula dinamika kelembagaan, evaluasi kinerja, bentuk-bentuk kelembagaan, struktur organisasi dan upaya pengembangan kelembagaan.

MKK. 44. Teknologi Pengolahan Limbah 2 (1.1)

Produksi limbah industry peternakan, pemanfaatannya dan kaitannya dengan produksi peternakan, komposisi kimia, faktor-faktor penghambat daya cerna, teknologi pengolahan limbah industri peternakan secara fisik, kimia dan biologis.

MKK. 45. Anastesi dan Bedah 3 (1.2)

Memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam persiapan pembedahan dan prinsip-prinsip bedah dasar. Diajarkan pula mengenai pengetahuan anastesi dan aplikasinya.

MKK. 46. Ilmu Penyuluhan dan Komunikasi Peternakan 3 (1.2)

Membahas konsep dan pengertian teknis penyuluhan, teknik berbicara di depan umum, teknik kunjungan, kunjungan rumah, kunjungan usaha, karya wisata, teknik simulasi, teknik diskusi, demonstrasi, pameran kampanye sistem laku (latihan dan kunjungan) serta teknik penyelenggaraan pertemuan, temu karya, temu wicara, temu usaha, temu lapang, sarasehan.

MKK. 47. Patologi Klinik 3 (1.2)

Mempelajari dan membahas teknik pemeriksaan darah, sumsum tulang, urin, feses, cairan tubuh, enzim, hormone dan tes fungsi organ pada beberapa spesies hewan dalam kaitannya dengan diagnosis suatu penyakit.

MKK. 48. Pengembangan Usaha Ternak 2 (1.1)

Penentuan jenis usaha, potensi pasar, penguasaan teknis dan modal, usaha ternak sebagai basis usaha, perencanaan usaha, alternatif usaha lain sebagai penunjang, peningkatan produksi, peningkatan efisiensi biaya, strategi pemasaran hasil.

MKK. 51. Ginekologi dan Obstetrick Dasar 3 (1.2)

Memberikan pengetahuan tentang faal kebuntingan, kelahiran dan pasca beranak, hewan piara beserta gangguannya, dan persiapan penanganannya.

MKK. 52. Analisa Ekonomi Bisnis 3 (1.2)

Memberikan pengetahuan tentang konsep dasar dan analisa ekonomi bisnis, motivasi usaha dan prinsip-prinsip bisnis, analisa permintaan dan penawaran, analisa elastisitas dan harga, dan analisa perilaku konsumen. Juga diajarkan Benefit Cost Ratio, Internak Rate of Return, analisa pasar (barang, uang, tenaga kerja, eksport import) dan pelaku pasar makro.

MKK. 53. Manajemen Kesehatan Hewan Ruminansia 3 (1.2)

Memberikan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan hewan ruminansia dalam hubungannya dengan kesehatan agar mencapai daya guna dan hasil guna yang optimal.

MKK. 54. Manajemen Kesehatan Hewan Non Ruminansia 3 (1.2)

Memberikan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan hewan non ruminansia dalam hubungannya dengan kesehatan agar mencapai daya guna dan hasil guna yang optimal. Penekenannya dititik beratkan pada Panca Usaha Ternak serta penanganan limbah yang menyangkut dampak lingkungan.

MKK. 55. Manajemen Kesehatan Unggas 3 (1.2)

Memberikan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan ternak unggas dalam hubungannya dengan kesehatan agar mencapai daya guna dan hasil guna yang optimal.

MKK. 56. Manajemen Kesehatan Hewan Kesayangan 3 (1.2)

Memberikan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan hewan kesayangan dan pengetahuan penyakit-penyakit dalam hubungannya dengan kesehatan hewan itu sendiri maupun kesehatan lingkungan.

MKK. 57. Pemasaran 3 (1.2)

Pengertian dan pendekatan tataniaga, fungsi dan jenis lembaga tataniaga, permintaan dan penawaran hasil peternakan, pembentukan harga dan margin tataniaga. Peranan produsen, konsumen, lembaga tataniaga hasil peternakan, masalah tataniaga hasil peternakan di Negara sedang berkembang, serta tataniaga komoditi peternakan di Indonesia.

 

MKK. 61. Praktik Kerja Lapang 10 (0.10)

Praktik disuatu Instansi pemerintah, perusahaan, peternakan, industri peternakan, perusahaan swasta selama 480 jam (3 bulan) agar mahasiswa memperoleh pengalaman dan bekal yang cukup untuk siap mandiri/berwiraswasta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *